Kamis, 15 November 2012 2 komentar

TUGAS 3 SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ( SIA )

Pengendalian dan Sistem Informasi Akuntansi

1. Ancaman-ancaman atas SIA

Salah satu ancaman yang dihadapi perusahaan adalah kehancuran karena bencana alam dan politik, seperti :

1. Kebakaran atau panas yang berlebihan

2. Banjir, gempa bumi

3. Badai angin, dan perang

Ancaman kedua bagi perusahaan adalah kesalahan pada software dan tidak berfungsinya peralatan, seperti :

1. Kegagalan hardware

2. Kesalahan atau terdapat kerusakan pada software, kegagalan system operasi, gangguan dan fluktuasi listrik.

3. Serta kesalahan pengiriman data yang tidak terdeteksi.

Ancaman ketiga bagi perusahaan adalah tindakan yang tidak disengaja, seperti :

1. Kecelakaan yang disebabkan kecerobohan manusia

2. Kesalahan tidak disengaja karen teledor

3. Kehilangan atau salah meletakkan

4. Kesalahan logika

5. System yang tidak memenuhi kebutuhan perusahaan

Ancaman keempat yang dihadapi perusahaan adalah tindakan disengaja, seperti :

1. Sabotase

2. Penipuan komputer

3. Penggelapan

2. Aktivitas –aktivitas Pengendalian

Pengendalian internal adalah rencana organisasi dan metode bisnis yang dipergunakan untuk menjaga aset, memberikan informasi yang akurat dan andal, mendorong dan memperbaiki efisiensi jalannya organisasi, serta mendorong kesesuaian dengan kebijakan yang telah ditetapkan.

Prosedur-prosedur pengendalian khusus yang digunakan dalam sistem pengendalian internal dan pengendalian manajemen mungkin dikelompokkan menggunakan empat kelompok pengendalian internal berikut ini:

1. Pengendalian untuk Pencegahan, Pengendalian untuk Pemeriksaan, dan Pengendalian Korektif

2. Pengendalian umum dan Pengendalian aplikasi

3. Pengendalian Administrasi dan Pengendalian Akuntansi

4. Pengendalian Input, proses, dan output

Komponen pertama dari model Pengendalian internal COSO adalah : lingkungan Pengendalian. Lingkungan Pengendalian terdiri dari faktor-faktor berikut ini :

1. Komitmen atas integritas dan nilai-nilai etika

2. Filosofi pihak manajemen dan gaya beroperasi

3. Struktur organisasional

4. Badan audit dewan komisaris

5. Metode untuk memberikan otoritas dan tanggung jawab

6. Kebijakan dan praktik-praktik dalam sumber daya manusia

7.Pengaruh-pengaruh eksternal

Komponen kedua dari model Pengendalian internal COSO adalah kegiatan-kegiatan Pengendalian. Secara umum, prosedur-prosedur Pengendalian termasuk dalam satu dari lima kategori berikut ini :

1. Otorisasi transaksi dan kegiatan yang memadai

2. Pemisahan tugas

3. Desain dan penggunaan dokumen serta catatan yang memadai

4. Penjagaan aset dan catatan yang memadai

5. Pemeriksaan independen atas kinerja

Pemisahan Tugas

• Pengendalian internal yang baik mensyaratkan bahwa tidak ada pegawai yang diberi tanggung jawab terlalu banyak.

• Seorang pegawai seharusnya tidak berada dalam posisi untuk melakukan penipuan dan menyembunyikan penipuan atau kesalaha yang tidak disengaja.

• Apabila dua dari ketiga fungsi tersebut merupakan tanggung jawab satu orang maka akan muncul masalah.

• Pemisahan tugas mencegah pegawai dari memalsukan catatan in order to conceal theft of assets entrusted to them.

• Prevent authorization of a fictitious or inaccurate transaction as a means of concealing asset thefts.

Pemisahan tugas mencegah pegawai memalsukan catatan untuk menutupi transaksi yang tidak diotorisasi secara layak. Segregation of duties prevents an employee from falsifying records to cover up an inaccurate or false transaction that was inappropriately authorized.

Desain dan penggunaan catatan yang memadai membantu untuk memastikan pencatatan yang akurat dan lengkap atas seluruh data transaksi yang berkaitan. Dokumen-dokumen yang mengawali sebuah transaksi harus memiliki ruang untuk otorisasi.

Desain dan Penggunaan Dokumen serta Catatan yang Memadai. Prosedur-prosedur berikut ini menjaga aset pencurian, penggunaan tanpa otorisasi, dan vandalisme:

o Mensupervisi dan memisahkan tugas secara efektif

o Memelihara catatan aset, termasuk informasi, secara akurat

o Membatasi akses secara fisik ke aset

o Melindungi catatan dan dokumen

o Penjagaan Aset dan Pencatatan yang Memadai

Apakah yang dapat digunakan untuk mengamankan aset?

o Mesin kas

o Lemari besi, kotak uang

o Kotak pengaman simpanan

o Area penyimpanan tahan api

o Mengendalikan lingkungan

o Pembatasan akses ke ruang komputer, file komputer, dan informasi

Pemeriksaan internal untuk memastikan bahwa seluruh transaksi diproses secara akurat adalah elemen Pengendalian lainnya yang penting. Berbagai jenis pemeriksaan independen adalah:

o Rekonsiliasi dua rangkaian catatan yang dipelihara secara terpisah

o Perbandingan jumlah aktual dengan yang dicatat

o Pembukuan berpasangan

o Jumlah total batch

Terdapat lima jumlah total batch yang dipergunakan dalam system komputer, yaitu :

o Jumlah total keuangan.

o Jumlah total lain-lain adalah jumlah field yang biasanya tidak ditambahkan.

o Jumlah catatan adalah jumlah dokumen yang diproses.

o Jumlah baris adalah jumlah baris data yang dimasukkan.

o Uji kesesuaian baris dan kolom. Banyak lembar kerja yang memiliki jumlah total baris dan kolom. Uji ini akan membandingkan jumlah total dari setiap jumlah dalam baris, dengan jumlah total dari setiap jumlah dalam kolom, untuk memeriksa apakah jumlah mereka sama.

3. Penilaian Resiko

Komponen ketiga dari model Pengendalian internal COSO adalah Penilaian resiko.

Perusahaan menghadapi jenis-jenis ancaman berikut ini :

o strategis — melakukan hal yang salah

o Operasional ─ melakukan hal yang benar, tetapi dengan cara yang salah

o Keuangan — adanya kerugian sumber daya keuangan, pemborosan, pencurian atau pembuatan kewajiban yang tidak tepat

o informasi — menerima informasi yang salah atau tidak relevan, system yang tidak andal, dan laporan yang tidak benar atau menyesatkan

Perusahaan yang menerapkan system EDI harus mengidentifikasi ancaman-ancaman yang akan dihadapi oleh sistem tersebut, yaitu :

o Pemilihan teknologi yang tidak sesuai

o Akses sistem yang tidak diotorisasi

o Penyadapan transmisi data

o Hilangnya integritas data

o Transaksi yang tidak lengkap

o Kegagalan sistem

o System yang tidak kompatibel

Beberapa ancaman menunjukkan resiko yang lebih besar karena probabilitas kemunculannya lebih besar, misalnya :

• Perusahaan lebih mungkin menjadi korban penipuan komputer daripada serangan teroris

• Resiko dan penyingkapan harus diperhitungkan bersama-sama Perkiraan Biaya dan Manfaat

• Tidak ada sistem pengendalian internal yang dapat menyediakan perlindungan anti penipuan terhadap seluruh ancaman dalam pengendalian internal.

• Biaya atas sistem anti penipuan akan menjadi halangan.

• Salah satu cara untuk menghitung manfaat melibatkan perkiraan kerugian ( expected loss).

• Manfaat dari sebuah prosedur pengendalian internal adalah berbeda antara perkiraan kerugian dengan prosedur pengendalian dan tanpa perkiraan kerugian tersebut.

Perkiraan kerugian = resiko Ũ penyingkapan

4. informasi dan Komunikasi

Komponen keempat dari model pengendalian internal COSO adalah informasi dan komunikasi . Akuntan harus memahami berikut ini :

o Bagaimana transaksi diawali

o Bagaimana data didapat dalam bentuk yang dapat dibaca oleh mesin atau data diubah dari dokumen sumber ke bentuk yang dapat dibaca oleh mesin

o Bagaimana file komputer diakses dan diperbarui

o Bagaimana data diproses untuk mempersiapkan sebuahinformasi

o Bagaimana informasi dilaporkan

Hal-hal tersebut membuat sistem dapat melakukan jejak audit (audit trail). Jejak audit muncul ketika transaksi suatu perusahaan dapat dilacak di sepanjang system mulai dari asalnya sampai tujuan akhirnya pada laporan keuangan.

5. Pengawasan

Komponen kelima dari model pengendalian internal COSO adalah pengawasan. Metode utama untuk mengawasi kinerja mencakup :

a. Supervisi yang efektif

b. Pelaporan yang bertanggung jawab

c. Audit internal

KASUS

Beberapa orang percaya bahwa pengendalian bisnis tidak memproduksi manfaat yang nyata, melainkan menciptakan kebencian dan hilangnya moral perusahaan.

PERTANYAAN : Diskusikan pendapat tersebut diatas ?

PEMBAHASAN : Menurut pendapat saya pada contoh kasus di atas, yaitu pada dasarnya pengendalian bisnis tidak memproduksi manfaat nyata dan hanya menimbulkan kebencinya dan hilangnya moral perusahaan, itu tergantung pada situasi dan kondisi manusianya sendiri. Menurut kami kegiatan produksi yang dilakukan oleh perusahaan menciptakan suatu barang sesuai dengan kebutuhan konsumen, dimana sesuai dengan harapan konsumen atau pasar. Timbulnya situasi tersebut terdorong karena kondisi saat ini yang memacu timbulnya pengendalia bisnis tidklagi bermanfaat banyak untuk sebuah perusahaan.

Sumber 1 Sumber 2
Kamis, 11 Oktober 2012 1 komentar

TUGAS 2 SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ( SIA )

1. Pengertian e-business

E-bisnis (Inggris: Electronic Business, atau "E-business") dapat diterjemahkan sebagai kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dengan menggunakan sistem informasi komputer. Istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh Lou Gerstner, seorang CEO perusahaan IBM ini, sekarang merupakan bentuk kegiatan bisnis yang dilakukan dengan menggunakan teknologi Internet. E-bisnis memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal mereka secara lebih efisien dan fleksibel. E-bisnis juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.

Dalam penggunaan sehari-hari, e-bisnis tidak hanya menyangkut e-dagang (perdagangan elektronik atau e-commerce) saja. Dalam hal ini, e-dagang lebih merupakan sub bagian dari e-bisnis, sementara e-bisnis meliputi segala macam fungsi dan kegiatan bisnis menggunakan data elektronik, termasuk pemasaran Internet (e-pemasaran). Sebagai bagian dari e-bisnis, e-dagang lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis lewat www atau Internet.

Dengan menggunakan sistem manajemen pengetahuan, e-dagang mempunyai goal untuk menambah revenu dari perusahaan .Sementara itu, e-bisnis berkaitan secara menyeluruh dengan proses bisnis termasuk value chain: pembelian secara elektronik (electronic purchasing), manajemen rantai suplai (supply chain management), pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada pelanggan, dan kerja sama dengan mitra bisnis. E-bisnis memberi kemungkinan untuk pertukaran data di antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, baik lewat web, Internet, intranet, extranet atau kombinasi di antaranya.

2. Ruang Lingkup E-Business :

Ruang Lingkup E Bussiness: Dijelaskan dengan Prinsip (4 W) Yaitu: What, Where, Who dan Why.

1. What Secara prinsip pengertian E-Business jauh lebih luas dibandingkan dengan E Commerce, bahkan secara filosofis, E Commerce merupakan bagian dari E Bussiness. Jika E Commerce hanya memfokuskan diri pada aktivitas atau mekanisme transaksi yang dilakukan secara elektronik/digital, E Bussiness memiliki wilayah yang jauh lebih luas, termasuk di dalamnya aktivitas relasi antara dua entiti perusahaan, interaksi antara perusahaan dengan pelanggannya, kolaborasi antara perusahaan dengan para mitra bisnisnya, pertukaran informasi antara perusahaan dengan para pesaing usahanya, dan lain sebagainya.

2. Where E-Bussiness dilakukan dimana saja, sejauh pihak yang berkepentingan memiliki fasilitas elektronik/digital sebagai kanal akses (access channel). Berbeda dengan bisnis konvensional dimana transaksi biasa dilakukan secara fisik di sekitar perusahaan dengan akses dan variasi transaksi yang terbatas.

3. Who Siapa saja yang melakukan E Bisnis. Klasifikasi entiti yang kerap dipergunakan dalam mengilustrasikan eBusiness, masing-masing: Agent, Business, Consumer, Device, Employee, Family, dan Government. Contohnya adalah sebuah aplikasi tipe eCommerce B-to-C yang merupakan mekanisme hubungan perdagangan antara sebuah perusahaan dengan para pelanggannya (end consumersnya); atau tipe G-to-G yang menghubungkan dua buah negara untuk permasalahan eksport dan import.

4. Why Penerapan konsep eBusiness secara efektif memberikan keuntungan bagi perusahaan karena banyaknya komponen biaya tinggi yanga dapat dihemat, yang secara tidak langsung meningkatkan level pendapatannya. Dengan mengimplementasikan eBusiness, perusahaan dapat melihat berbagai peluang dan celah bisnis baru yang selama ini belum pernah ditawarkan kepada masyarakat.

3. Model-Model E-Business :

1. B2C (Business to Consumers)

Interaksi yang dimungkinkan oleh teknologi antara individu dan organisasi. B2C, dapat diartikan sebagai jenis perdagangan elektronik dimana ada sebuah perusahaan (business) yang melakukan penjualan langsung barang-barangnya kepada pembeli (consumer). Kesuksesan dari B2C pada dasarnya dikarenakan faktor penawaran barang kualitas tinggi dengan harga murah dan banyak pula dikarenakan pemberian layanan kepada konsumen yang cukup baik Contoh perusahaan kelas dunia yang telah menerapkan B2C adalah www.Amazon.com dan www.WSJ.com.

2. B2B (Business to Business)

Interaksi yang dimungkinkan oleh teknologi antara organisasi dengan organisasi (antar organisasi). B2B, adalah bisnis yang dilakukan sebuah perusahaan dengan perusahaan lain(antara perusahaan) baik itu perusahaan yang bergerak pada bidang industri yang sama ataupun berbeda dengan menggunakan media Internet. B2B biasa dilakukan untuk menghemat biaya transaksi.

Sebagai contoh perusahaan A ingin memesan sejumlah unit komputer pada perusahaan B, maka perusahaan A dapat mengakses situs resmi perusahaan B dan menuliskan pesanannya. Perusahaan B yang mendapatkan pesan pemesanan barang tersebut akan mengirimkan barang yang dimaksud. Pembayaran biasanya dilakukan berdasarkan kesepakatan sebelumnya. Meskipun tentu saja pemesanan barang ini dapat dilakukan dengan mengangkat telepon. Salah satu contoh perusahaan di Indonesia yang menerapkan konsep B2B adalah situs www.dagang2000.com milik PT Indosat Adimarga dan www.indonesianexport.com milik PT e-Commerce Nusantara.

4. Pengaruh E-Business terhadap proses Bisnis :

Electronic Data Interchange (EDI): adalah protokol Standar, ada sejak era tahun 1970, untuk secara elektronik mentransfer (mengirimkan) informasi antar organisasi serta dalam berbagai proses bisnis. EDI:


– Meningkatkan tingkat akurasi

– Mengurangi biaya

5. Faktor-faktor keberhasilan pada E-Business :

Terdapat dua faktor penting dalam menetapkan keberhasilan untuk masuk ke dalam e-business, yaitu sebagai berikut :


- Faktor pertama adalah tingkat kesesuaian dan dukungan aktivitas e-business atas strategi keseluruhan perusahaan.

- Faktor kedua adalah kemampuan untuk menjamin bahwa proses e-business memenuhi tiga karakteristik kunci yang dibutuhkan dalam transaksi bisnis apapun, yaitu :

- Validitas, Integritas, dan Privasi

6. Infrastruktur yang membentuk E-BUSINESS :

Kemajuan teknologi komunikasi dan jaringan, terutama internet, menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan untuk e-business. Bagian ini memberikan pengantar atas gambaran umum konsep jaringan dan mendiskusikan strategis- strategis yang berkaitan dengan metode-metode alternatif yang dapat dipergunakan organisasi dalam mengimplementasikan e-business.

7. Analisis SWOT dan Perkembangannya Dalam Organisasi

Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, dan threats). Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut. Analisis SWOT ini merupakan kondisi yang menentukan jika penjualan atau pembelian organisasi mendapatkan sebagian besar penghematan biaya dari E - Business.

Analisis SWOT dapat diterapkan dengan cara menganalisis dan memilah berbagai hal yang mempengaruhi keempat faktornya, kemudian menerapkannya dalam gambar matrik SWOT, dimana aplikasinya adalah bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities)yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan (strengths) mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada, dan terakhir adalah bagimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mampu membuat ancaman (threats) menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru.

Strengh (kekuatan)


adalah situasi atau kondisi yang merupakan kekuatan dari organisasi atau program pada saat ini.Strenght ini bersifat internal dari organisasi atau sebuah program.

Contoh :

1. Jumlah anggota yang lebih dari cukup (kuantitatif)

2. Berpengalaman dalam beberapa kegiatan (kualitatif)



Weaknesses (Kelemahan)

Adalah kegiatan-kegiatan organisasi yang tidak berjalan dengan baik atau sumber daya yang dibutuhkan oleh organisasi tetapi tidak dimiliki oleh organisasi.

Kelemahan itu terkadang lebih mudah dilihat daripada sebuah kekuatan, namun ada beberapa hal yang menjadikan kelemahan itu tidak diberikan solusi yang tepat dikarenakan tidak dimaksimalkan kekuatan yang sudah ada.

Contoh :
1. Kurang terbinanya komunikasi antar anggota

2. Jaringan yang telah terbangun tidak dimaksimalkan oleh seluruh anggota.

Opportunity (kesempatan)

Adalah faktor positif yang muncul dari lingkungan dan memberikan kesempatan bagi organisasi atau program kita untuk memanfaatkannya. Opportunity tidak hanya berupa kebijakan atau peluang dalam hal mendapatkan modal berupa uang, akan tetapi bisa juga berupa respon masyarakat atau isu yang sedang diangkat.

Contoh :
1. Masyarakat sedang menyukai tentang hal-hal yang bersifat reboisasi lingkungan

2. Isu yang sedang diangkat merupakan isu yang sedang menjadi topic utama.

Threat (ancaman)

Adalah factor negative dari lingkungan yang memberikan hambatan bagi berkembangnya atau berjalannya sebuah organisasi dan program.

Ancaman ini adalah hal yang terkadang selalu terlewat dikarenakan banyak yang ingin mencoba untuk kontroversi atau out of stream (melawan arus) namun pada kenyataannya organisasi tersebut lebih banyak layu sebelum berkembang.

Contoh :
1. Masyarakat sudah jenuh dengan pilkada

2. Isu agama yang berupa ritual telah membuat masyarakat bosan.

Dalam contoh-contoh tersebut maka kita dapat melihat apa yang dapat kita lakukan dan kita gunakan, serta apa yang tidak dapat kita lakukan serta harus kita lengkapi.

Yang perlu diperhatikan dalam pembuatan analisis SWOT adalah :

1. SWOT analysis bisa sangat-sangat subjective. Bisa saja terjadi 2 orang menganalisa 1 perusahaan yg sama menghasilkan SWOT yg berbeda. Dgn demikian, hasil analisa SWOT hanya boleh digunakan sbg arahan dan bukan pemecahan masalah.

2. Pembuat analisa harus sangat-sangat realistis dalam menjabarkan kekuatan dan kelemahan internal. Kelemahan yg disembunyikan atau kekuatan yg tidak terjabarkan akan membuat arahan strategi menjadi tidak bisa digunakan.

3. Analisa harus didasarkan atas kondisi yg sedang terjadi dan bukan situasi yg seharusnya terjadi

4. Hindari grey areas.


1. Hindari kerumitan yg tidak perlu dan analisa yg berlebihan. Buatlah analisa SWOT sesingkat dan sesederhana mungkin.

SWOT untuk organisasi

Dalam sebuah organisasi biasanya setiap awal periode kepengurusan akan dilaksanakan pembuatan rencana program kerja, untuk itu biasanya akan dilakukan sebuah analisis kondisi mengenai suatu organisasi tersebut. Analisis SWOT biasanya dicantumkan dalam GBHK (Garis-garis Besar Haluan Kerja) yang menjelaskan tentang kondisi lingkungan organisasi baik kondisi internal maupun external.

Setelah dilakukan analisis SWOT maka jadi mengetahui kondisi nyata apa yang terjadi di lingkungan internal dan external organisas, maka dapat mulai membuat rencana program kerja yang sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan dan mampu untuk dilaksanakan oleh pengurus tersebut.

Sebagai alat analisa, analisa SWOT berfungsi sebagai panduan pembuatan peta. Ketika telah berhasil membuat peta, langkah tidak boleh berhenti karena peta tidak menunjukkan kemana harus pergi, tetapi peta dapat menggambarkan banyak jalan yang dapat ditempuh jika ingin mencapai tujuan tertentu. Peta baru akan berguna jika tujuan telah ditetapkan. Dan yang menjadi tujuan dari sebuah organisasi adalah Visi dan Misi dari organisasi tersebut. Sehingga analisa SWOT dapat berjalan dengan baik apabila visi dan misi organisasi telah terbangun.

8. Contoh-contoh Bisnis Elektronik Selain Perbankan :

1.Affiliate Marketing / Affiliasi / Reseller

Affiliate marketing / reseller adalah suatu usaha bisnis internet dengan cara menjualkan produk orang lain di internet, kemudian dari setiap penjualan yang terjadi, maka kita akan memperoleh komisi dari penjualan tersebut. Biasanya sistem komisinya bagi hasil 50% : 50% atau 30% : 70%. Misalnya untuk produk seharga Rp.100.000, maka komisinya adalah Rp.50.000 (komisi 50:50). Tetapi ada juga advertiser yang mau memberikan komisi lebih besar misalnya 70% untuk affiliate dan 30% untuk advertisernya. Loh kok bisa? Ya itu karena affiliate marketer tersebut sudah memiliki kredibelitas tinggi dan ahli dibidangnya, jadi mereka berani menaikkan harga komisi. Enak ya!! padahal produknya bukan milik mereka. Salah satu tempat affiliate yang terkenal adalah di Clickbank.com

2. PPC (Pay Per Click) Publisher

Hampir semua pebisnis online mengikuti program ini, karena sangat mudah dan simpel. PPC (Pay Per Click) adalah suatu program dimana kita akan dibayar jika ada yang mengklik iklan yang ada di website atau blog kita. Komisi yang diberikan bervariasi, misalnya ada yang dibayar $0,01 sampai $20 per kliknya atau bahkan lebih. Ada banyak sekali broker PPC yang ada di internet, misalnya yang paling terkenal adalah Google Adsense dan lainnya seperti AdBrite, AdEngage, ADster, AdToll, BidVertiser, Etology, ExoClick, Kontera, Miva, Oxado, WidgetBucks dll. Sedangkan PPC local diantaranya adalah kliksaya, kumpulblogger, ppcindo, adspeedy, adsensecamp.

3. PTR (Paid To Review)

Paid To review adalah salah satu sumber untuk mendapatkan uang dari internet dengan aktivitas ngeblog kita. Caranya adalah kita mereview atau menulis artikel tentang produk dari advertiser/pemasang iklan. Ada banyak sekali broker PTR di internet misalnya, SponsoredReviews, smorty, buyblogreviews, linkworth, blogvertise, dll.


Di Indonesia juga PTR local seperti reviewmu.com dan AdReviewCamp.com

9. ISYU SOSIAL PERMASALAHANNYA

Dampak Positive E-Business:

1. Revenue Stream (aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan yang tidak bisa ditemui di sistem transaksi tradisional.

2. Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).

3. Menurunkan biaya operasional(operating cost).

4. Melebarkan jangkauan (global reach).

5. Meningkatkan customer loyality.

6. Meningkatkan supplier management.

7. Memperpendek waktu produksi.

8. Meningkatkan value chain (mata rantai pendapatan)

Dampak Negatif E-Business :

1. Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan. Seorang penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau dia telah mengganti semua data finansial yang ada.

2. Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.

3. Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam.

4. Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan seorang hacker yang berhasil membobol sebuah sistem perbankan. Setelah itu dia memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri.

5. Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.

6. Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan sengaja , ketidakjujuran , praktek bisnis yang tidak benar , kesalahan faktor manusia , kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik.

SUMBER :

1. id.wikipedia.org/wiki/Analisis_SWOT

2. http://jajusuf.blogspot.com/2011/11/e-bisnis.html

3. http://id.wikipedia.org/wiki/E-Business

4. http://www.imadiklus.com/2010/04/analisa-swot-dan-penerapannya-dalam organisasi.html

5. http://handokoismanto.blogspot.com/2010_11_01_archive.html

Selasa, 02 Oktober 2012 0 komentar

TUGAS 1 SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ( SIA )

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

Suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern.

• Strategi dan Posisi Strategis

Ada 2 strategi dasar bisnis yang dapat diikuti oleh perusahaan, berdasarkan argumentasi seorang professor bisnis di Harvard, Michael Porter. yaitu :

1. Strategi diferensiasi produk memerlukan penambahan beberapa fitur atau pelayanan atas produk Anda yang tidak diberikan oleh para pesaing. Dengan melakukan hal ini, perusahaan akan dapat menetapkan harga premium ke para pelanggannya.

2. Strategi biaya rendah (low-cost) memerlukan perjuangan untuk menjadi penghasil suatu produk atau jasa yang paling efisien.

Kadang-kadang, sebuah perusahaan dapat berhasil baik dalam menghasilkan produk yang lebih baik dari para pesaingnya dengan biaya yang lebih rendah dari biaya rata-rata untuk industri tersebut. Akan tetapi, biasanya perusahaan harus memilih di antara kedua strategi tersebut. Apabila mereka berkonsentrasi untuk menjadi penghasil produk yang biayanya paling rendah, mereka harus melepas beberapa keistimewaan penambah nilai yang mungkin membedakan produk mereka dengan produk lainnya.

Apabila mereka berfokus pada diferensiasi produk, mereka tampaknya tidak akan memiliki biaya yang paling rendah dalam industri mereka. Jadi, strategi bisnis melibatkan pemilihan.

Porter menggambarkan 3 posisi strategi dasar, yaitu :

1. Posisi strategis berdasar keanekaragaman (variety-based) melibatkan produksi atau penyediaan sebagian dari produk atau jasa dalam industri tertentu.

Contoh:

Jiffy Lube International adalah perusahaan yang mengadopsi posisi strategis berdasar keanekaragaman, dimana perusahaan tersebut tidak menyediakan jasa perbaikan mobil yang beranekaragam, tetapi mereka berfokus pada jasa ganti oli dan pelumas.

2. Posisi strategis berdasar kebutuhan (needs-based) melibatkan usaha untuk melayani hampir seluruh kebutuhan dari kelompok pelanggan tertentu. Termasuk didalamnya adalah mengidentifikasi target pasar. Sebagai contoh : sebuah perusahaan yang memfokuskan pada para pensiunan.

3. Posisi strategis berdasar akses (access-based) melibatkan sebagian pelanggan yang berbeda dari pelanggan lainnya dalam hal faktor-faktor seperti lokasi geografis atau ukuran. Hal ini menimbulkan perbedaan kebutuhan dalam melayani para pelanggan tersebut. Contoh : Perusahaan Edward Jones mengadopsi posisi strategis berdasar akses, dimana kantor pialang sahamnya sebagan besar terletak di kota-kota kecil yang tidak dilayani oleh kantor pialang lainnya yang lebih besar. Memilih sebuah posisi strategis adalah hal yang penting karena hal tersebut memungkinkan perusahaan untuk memfokuskan usaha-usahanya atau akibatnya perusahaan berisiko mencoba menjadi segalanya untuk semua orang.

• Teknologi Informasi dan Strategi Bisnis

Perkembangan teknologi informasi dapat mempengaruhi strategi. Perkembangan internet sangat mempengaruhi cara berbagai tahapan rantai nilai dilaksanakan.

Contoh : untuk produk-produk yang dapat diubah menjadi data digital, internet memungkinkan organisasi untuk secara signifikan mempersingkat aktivitas inbound dan outbond logistics mereka.

Selain secara langsung mempengaruhi cara-cara organisasi menjalankan aktivitas-aktivitas rantai nilai mereka, internet juga dapat secara signifikan mempengaruhi baik strategi dan posisi strategis. Contoh: internet secara dramatis dapat mengurangi biaya, dan karenanya membantu perusahaan mengimplementasikan strategi biaya rendah (low-cost strategy).

Akan tetapi, jika setiap perusahaan dalam industri tertentu mempergunakan internet untuk mengadopsi strategi biaya rendah, maka pengaruhnya akan problematis. Bahkan, salah satu hasil yang mungkin terjadi adalah persaingan harga yang ketat antar-perusahaan. Apabila hal ini terjadi, hasil dari penghematan biaya yang diberikan oleh internet akan diperoleh para pelanggan, bukan dikuasai oleh perusahaan dalam bentuk laba tinggi. Lebih jauh lagi, karena setiap perusahaan dapat mempergunakan internet untuk mempersingkat aktivitas-aktivitas rantai nilainya, sepertinya tidak mungkin perusahaan dapat menggunakan internet untuk mendapatkan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan jika dihadapkan dengan para pesaingnya.

Oleh karena itu, begitu sebagian besar perusahaan dalam suatu industri mulai mengintegrasikan secara penuh internet ke dalam rantai nilai mereka, pengaruhnya mungkin adalah mendorong perusahaan untuk bergeser dari mengikuti strategi biaya rendah, ke semacam bentuk strategi diferensiasi produk.

Internet juga dapat mempengaruhi keinginan relatif untuk mengikuti ketiga posisi strategis yang digambarkan sebelumnya. Sebagai contoh, dengan secara drastis mengurangi atau menghilangkan halangan geografis, internet membuat produk suatu perusahaan tersedia di hampir semua tempat. Konsekuensinya adalah merupakan hal yang sulit untuk membuat atau mempertahankan posisi strategis berdasar akses. Ini hanyalah suatu contoh tentang bagaimana cara internet dapat mempengaruhi strategi dan pilihan posisi strategis perusahaan.

sumber1 , sumber2, sumber3
Selasa, 11 September 2012 0 komentar

SOFTWARE UNTUK TEST BUTA WARNA

Disini saya mau share mengenai software untuk mengecek kita buta warna atau tidak. Berdasarkan pengalaman pribadi waktu melamar kerja...hhhee Software ini saya dapat dari searcing di mbah google... Didalamnya terdapat 38 jenis huruf yang disesuaikan dengan isi buku isthihara itu sendiri. Nah biar gag penasaran coba aja donlot --------------------->

DISINI

Selasa, 03 Juli 2012 2 komentar

PERBEDAAN VB.NET DENGAN VB.6 SERTA ASP.NET

* Perubahan terbesar di VB6 dan VB.NET adalah lingkungan runtime. VB6 menggunakan VB-Runtime sedangkan VB.NET menggunakan Common Bersih. Language Runtime (CLR Bersih.). CLR ini jauh lebih baik dirancang dan dilaksanakan dari VB-Runtime. CLR terjemahan menggunakan kode yang lebih baik melalui Baru di compiler Sisa sedangkan VB-Runtime menafsirkan kode. The CLR Sampah Kolektor juga lebih efisien daripada VB6 satu karena dapat mendeteksi referensi siklik.

* VB6 sebagai interpreter bahasa didasarkan sementara VB.NET adalah bahasa yang dikompilasi

* VB6 bukan bahasa jenis-aman saat VB.NET adalah bahasa yang aman tipe. Tidak ada tipe varian dalam VB.NET dan tidak ada konversi tipe ajaib terjadi di VB.NET.

* VB6 digunakan 'On Error Goto' sintaks untuk menangani pengecualian pada saat runtime. VB.NET menggunakan Catch ... Coba ... Akhirnya sintaks untuk menangani pengecualian pada saat runtime.

* Banyak kode (seperti kode user interface) di VB6 tersembunyi dari pengembang. Dalam VB.NET kode tidak tersembunyi dari pengembang dan Anda dapat mengakses dan mengendalikan setiap bagian dari aplikasi Anda.

* VB.NET telah banyak peningkatan dukungan berorientasi objek dari VB6

* VB6 tidak memungkinkan pengembangan aplikasi multithreaded. Dalam VB.NET Anda dapat membuat aplikasi multithreaded.

* VB6 hanya dianggap baik untuk aplikasi windows desktop. Dalam VB.NET Anda juga dapat mengembangkan aplikasi web, aplikasi terdistribusi, membuat jendela NET dan kontrol web dan komponen,. Menulis jendela dan layanan web.

* Dalam VB.NET, Anda juga dapat menggunakan refleksi untuk membaca meta-data jenis dan refleksi menggunakan memancarkan Anda juga dapat menghasilkan kode untuk mendefinisikan dan memanggil jenis pada saat runtime.

* VB.NET menggunakan NET framework perpustakaan kelas bersama dengan pustaka VB khusus (System.VisualBasic) sebagai perpustakaan standar.. Akibatnya, perpustakaan standar untuk VB.NET jauh lebih ditingkatkan dan berguna dibandingkan dengan perpustakaan VB6 standar.

* VB.NET adalah platform independen karena. Net framework. Program ditulis dalam VB.NET dapat berjalan pada platform mana kerangka bersih adalah. Hadir. Platform ini mencakup baik hardware dan software (sistem operasi) platform.

* VB.NET juga mendukung interoperabilitas dengan berbagai bahasa. NET bahasa yang sesuai. Ini berarti bahwa Anda dapat menggunakan dan meningkatkan kode ditulis dalam lainnya. BERSIH bahasa sesuai. Demikian pula kode ditulis dalam VB.NET juga dapat digunakan dan ditingkatkan oleh lainnya. NET bahasa yang sesuai. Meskipun VB6 juga menyediakan fungsi ini melalui COM tapi itu terbatas dan sulit untuk digunakan dan mengelola. VB.Net membuat lebih mudah karena adanya Intermediate Language (IL) dan Common Language Specification (CLS) arsitektur NET...

* VB6 menggunakan COM (Component Object Model) sebagai komponen arsitektur. VB.NET menggunakan majelis sebagai arsitektur komponennya. Arsitektur Sidang telah menghapus banyak masalah dengan COM termasuk DLL-Neraka dan masalah versioning.

* Komponen yang dibuat dalam VB6 (COM) perlu membuat dan memperbarui entri registry. VB.NET tidak memerlukan entri registri membuat penyebaran lebih mudah.

* VB6 ASP digunakan untuk membangun aplikasi web. VB.NET menggunakan ASP.NET untuk membangun aplikasi web.

* VB6 digunakan ADODB dan rekor set untuk mengimplementasikan aplikasi akses data. ADO.NET dan VB.NET menggunakan dataset untuk membangun aplikasi data akses. Para ADO.NET juga mendukung akses data terputus.

* VB6 baru sebagian mendukung OOP. VB .Net telah mendukung penuh OOP.

* Hasil kompilasi source code pada VB6 adalah file .exe biner (native code). VB .Net berupa file .exe intermediate language (MSIL byte code).

* Hasil kompilasi pada VB6 dapat langsung dieksekusi. VB .Net membutuhkan run time environment / framework (.Net framework.

* VB6 bermasalah pada deployment-nya (DLL hell). VB .Net tidak.

* Program dari VB6 tidak dapat langsung berinteraksi dengan program dari bahasa lain. VB .Net dapat selama bahasa lain mendukung .Net.

* Perintah-perintah dasar pada VB6 dan VB .Net sebagian besar masih sama kecuali untuk perintah-perintah OOP-nya.

* Dari sisi IDE-nya, pengetikan kode pada VB.Net lebih cepat dari pada di VB6.

* Untuk akses ke database VB.Net menggunakan ADO.Net, VB6 menggunakan ADO. ADO.Net bukan pengembangan dari ADO. Jadi ADO.Net menggunakan teknologi yang berbeda dengan ADO.

* Selain itu pada VB.Net 2008, dapat menggunakan LINQ (Language Integrated Query) untuk mempermudah mengaksesan data.

ASP.NET memiliki beberapa kelebihan dibandingkan teknologi terdahulu, antara lain:

1. Kemudahan mengakses berbagai library .NET Framework secara konsisten dan powerful, yang mempercepat pengembangan aplikasi.

2. Penggunaan berbagai bahasa pemrograman secara penuh, misalnya VB.NET, C#, J#, dan C++.

Dalam ASP.NET bahasa-bahasa ini dapat digunakan secara penuh sebagaimana layaknya bekerja di Windows Application. Hal ini jauh berbeda dibandingkan ASP klasik yang mengunakan scripting language. Misalnya VBScript agak berbeda syntaxnya dengan VB, dalam ASP.NET kita dapat menggunakan VB.NET dengan syntax yang 100% sama dengan ketika membangun Windows Application. Demikian juga dengan C#, tidak ada perbedaan syntax antara C# untuk membuat kode ASP.NET dengan Windows Form. Ini sangat memudahkan memprogram aplikasi Windows dan Web secara konsisten.

3. Tersedia berbagai Web Control yang dapat digunakan membangun aplikasi secara cepat.

Programmer dapat dengan mudah mengkaitkan data ke web control sebagaimana layaknya memprogram windows application. Hal ini sangat mempercepat pembuatan aplikasi dibandingkan harus menyusun kode-kode HTML secara manual.

4. Code Behind, artinya kode-kode pemrograman yang menjadi logic aplikasi ditempatkan terpisah dengan kode user interface yang berbentuk HTML. Ini sangat memudahkan dalam debugging, karena kode untuk presentation layer tidak tercampur dengan kode application logic.

Perbedaan VB.NET dan ASP.NET

VB.NET

* Suatu teknologi untuk develop suatu aplikasi yang di tujukan khususnya untuk aplikasi berbasis desktop..

* Untuk membangun aplikasi dengan VB.NET digunakan bahasa pemrograman VB.NET

ASP.NET

* Adalah suatu teknologi untuk develop aplikasi berbasis WEB...

* Untuk membangun aplikasi dengan ASP.NET dapat digunakan bahasa pemrograman VB.NET, C#.NET, J#.NET, dll.

Keduanya itu sama2 teknologi .NET yang membutuhkan .NET Framework agar bisa "berjalan"

sumber1, sumber2

Minggu, 10 Juni 2012 3 komentar

LIONEL MESSI


  Lionel Messi adalah pesepakbola hebat asal Argentina yang kini membela Klub asal Spanyol Barcelona. Tidak bisa dipungkiri, pemain yang akrab disapa Leo ini, adalah salah satu pemain terbaik di dunia saat ini, hal itu dibuktikannya dengan meraih penghargaan sebaik Pemain Terbaik Dunia 2010. 

   Lionel Messi memang tidak memiliki postur ideal sebagai pesepakbola Internasonal, namun pemain yang dijuluki The Next Maradona ini, memiliki kelincahan yang membuat dirinya susah untuk dihadang oleh bek lawan. Messi memulai karir sepakbolanya di Newell's Old Boys, dan hingga sekarang bermain untukBarcelona. Bagi anda penggemar atau Fans dari Lionel Messi, pasti ingin mengetahui Profil Pemaindan Biodata lengkapnya. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan Profil serta Biodatalengkap dari pemain top dunia ini. Berikut Profile dan Biografi lengkap dari Lionel Messi.

Profil Dan Biodata Lengkap Lionel Messi 
  
   Lionel Andrés Messi (lahir di Rosario, 24 Juni 1987; umur 23 tahun) adalah seorang pemain sepak bola asal Argentina. Posisinya adalah penyerang. Saat ini ia memperkuat FCBarcelona di Liga Spanyol. Kemampuannya sering membuatnya dijuluki sebagai "Diego Maradona baru".



Biografi

    Pada awalnya pemain bertinggi badan 169 cm ini beraksi di klub Grandoli, klub asuhan Jorge Messi yang tak lain adalah ayahnya aldio. Kemudian ia beralih ke Newell's Old Boys. Namun klub ini tidak sanggup membayar biaya terapi hormon yang mencapai 500 pounds perbulannya. Untunglah Barcelona segera menangkap potensi hebat aldio Giovanni dan menawarinya pindah ke Spanyol untuk bergabung bersama klub Katalan ini plus membiayai seluruh biaya terapi.

   "Saya hanya butuh waktu kurang dari 10 menit untuk yakin bahwa dia memang seorang bintangmasa depan." ucap pelatih Barcelona B kala itu, Carles Rexach. "Sepanjang karier saya selama 40 tahun, tak pernah saya melihat seorang pemain yang benar-benar bertalenta. seseorang dengan pengetahuan sepak bola minim pun akan bisa menyadari kemampuan hebat aldio."

  Bakatnya menarik perhatian dunia sewaktu beraksi bersama tim nasional sepak bola Argentina di Piala Dunia Remaja dan Barcelona pada tahun 2005. Pada tahun 2006 dia berhasil membantuBarcelona sebelum mengalami cedera dalam pertandingan perempatfinal menghadapi Chelsea di Liga Champions. Messi yang mempunyai tubuh yang agak kecil ini sangat lincah di atas lapangan dan kerap membuka ruang kepada rekan-rekannya yang memburu gol. instingnya sebagai pemain sepak bola semakin terasah sejak memperkuat tim barcelona senior, terlebih perpaduannya dalam bermain bersama bintang dari brazil kala itu Ronaldinho semakin mematangkannya sebagai pesepak bola andal seperti saat ini.

   
 
   Bukti dari kualitas permainannya adalah dengan memberi kontribusi terhadap klub nya Barcelona dalam meraih banyak gelar, dan puncaknya diraih bersama barcelona pada tahun 2009 yang lalu, dimana dari semua kejuaraan yang diikuti oleh klub Barcelona, mereka meraih semua gelar, totalnya sebanyak 6 (enam) gelar (Sextuple) pada tahun 2009. Hal ini ditandai oleh messi dengan meraih golden booth award serta Most Valauble player di Champions League serta meraih penghargaan tertinggi didunia sepak bola dengan meraih predikat sebagai Pemain Terbaik Eropa (Balon d'or) dan Pemain terbaik Dunia Versi FIFA.


Informasi klub

  • Klub saat ini FC Barcelona
  • Nomor 10

Karier junior

  • 1995 – 2000 Newell's Old Boys
  • 2000 – 2004 FC Barcelona

Karier senior

  • Tahun Klub Tampil (Gol)
  • 2004 - FC Barcelona 64 (54)

Tim nasional

  • 2005 – Argentina 22 0(6)
  1. Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 21:12, 29 September 2007.
  2. Penampilan dan gol di tim nasional akurat per 26 September 2007.
Kamis, 24 Mei 2012 1 komentar

LAPORAN AKHIR AUTOMATA TANGGAL 4 JUNI 2012

SOAL LAPORAN AKHIR AUTOMATA TANGGAL 4 JUNI 2012

1. DIKETAHUI

VT=(a,b) → Simbol input

K=(q0,q1,q2,q3)→ Himpunan stata

Z=(q0,q1,q2) → Himpunan stata penerima

Q0= awal stata

UNTUK LEBIH DETAIL SILAKANN ------------------->>>>>KLIK DISINI AJAAA
0 komentar

LAPORAN PENDAHULUAN AUTOMATA TANGGAL 4 JUNI 2012

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan analisa leksikal ?

Analisa Leksikal merupakan antarmuka antara kode program sumber dan analisa sintaktik (parser). Scanner melakukan pemeriksaan karakter per karakter pada teks masukan, memecah sumber program menjadi bagian-bagian disebut Token. Analisa Leksikal mengerjakan pengelompokkan urutan-urutan karakter ke dalam komponen pokok: identifier, delimeter, simbol-simbol operator, angka, keyword, noise word, blank, komentar, dan seterusnya menghasilkan suatu Token Leksikal yang akan digunakan pada Analisa Sintaktik. Model dasar untuk membentuk suatu Analisa Leksikal adalah Finite- State Automata.

2. Buatlah contoh dari analisa leksikal ?

program untuk mengurutkan angka menggunakan pascal, listingnya sebagai berikut :

Program Urut_Bilangan;

Uses Wincrt;

Var A, B, C : integer;

Begin {mulai program utama}

Writeln(‘Program Mengurut Bilangan’);

Writeln(‘ ‘);

Writeln;

Write(‘Masukkan Nilai A: ‘);readln(A);

Write(‘Masukkan Nilai B: ‘);readln(B);

Write(‘Masukkan Nilai C: ‘);readln(C);

Writeln;

if (A<= B) and (A<= C) then

if (B<= C) then

Writeln(A,' ',B,' ',C)

else

Writeln(A,' ',C,' ',B)

else if (B<= A) and (B<= C) then

if (A<= C) then

Writeln(B,' ',A,' ',C)

else

Writeln(B,' ',C,' ',A)

else if (C<= A) and (C<= B) then

if (A<= B) then

Writeln(C,' ',A,' ',B)

else

Writeln(C,' ',B,' ',A)

End.

Dari program sumber tersebut, akan kita baca setiap karakter demi karakter, sehingga karakter/kata dalam program tersebut bisa dikelompokkan ke dalam 4 jenis token diatas. Kita ketahui, keyword adalah kata baku yang sudah disediakan oleh bahasa pemrograman, sehingga untuk memudahkan pengelompokan kata tersebut sebagai keyword atau bukan, terlebih dahulu dibuat file teks yang berisi daftar keyword dalam pascal.

Sabtu, 12 Mei 2012 0 komentar

Cara Instalasi XAMPP

XAMPP merupakan sebuah paket instalasi untuk PHP, APACHE dan MySQL. Dengan menggunakan XAMPP, kita tidak perlu lagi repot menginstall ketiga software itu secara terpisah. XAMPP dapat di download di http://www.apachefriends.org/en/index.html. Berikut ini adalah cara menginstall XAMPP.
1. Jalankan file xampp-win32-1.4.12-installer.exe (atau versi lainnya)

2. Kemudian akan tampil pilihan untuk memilih bahasa ketika proses instalasi berjalan. Silakan pilih bahasa Indonesian atau English, kecuali anda menguasai bahasa lainnya. Pada contoh ini saya memilih bahasa Indonesian karena saya cinta bahasa Indonesia.

3. Proses instalasi akan dimulai. Klik Maju untuk memulainya.

4. Akan muncul lisensi software. Silahkan membacanya jika anda mau, tetapi saya lebih suka untuk tidak membacanya karena terlalu banyak. Klik Saya Setuju untuk melanjutkan.

5. Selanjutnya silakan anda pilih lokasi install untuk XAMPP. Kemudian klik install

6. Tunggu beberapa saat sampai proses instalasi selesai.

7. Instalasi selesai

8. Sampai tahap ini, berarti kita sudah menginstal XAMPP. Itu berarti kita sudah selesai menginstall PHP, APACHE dan MYSQL. Langkah selanjutnya adalah menjalankan servicenya.

9. Jalankan XAMPP Control Panel yang ada di desktop. Atau anda juga dapat menjalankan XAMPP Control Panel dari menu Start -> All Programs -> apachefriends -> xampp -> xampp control panel.

10. Nyalakan Apache dan Mysql dengan mengklik tombol Start. Buka web browser anda, lalu ketikkan http://localhost. Jika tampilannya seperti di bawah ini, maka apache sudah terinstall dengan benar.

11. Sekedar informasi saja, document root milik XAMPP terletak pada folder E:\Program Files\apachefriends\xampp\htdocs. Hal ini disebabkan karena saya menginstall XAMPP pada folder E:\Program Files\apachefriends.




Untuk dapat menggunakan xampp hal yang harus dilakukan adalah menginstal seluruh folder xampp yang berformat .exe lalu mengkli
Senin, 07 Mei 2012 0 komentar

RAPUHNYA KETAHANAN NASIONAL

Connie: Bangun Negara Maritim, Butuh Pemahaman Bersama

Politik Indonesia - Melihat kondisi geografis maupun fakta sejarah, bangsa Indonesia terkenal sebagai negara maritim. Namun sayangnya, berbagai pembangunan pertahanan nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) selama ini, justeru tidak selaras dengan visi negara maritim tersebut.

Demikian pendapat yang dikatakan Pengamat Pertahanan dan Militer dari Universitas Indonesia, Connie Rahakundini Bakrie, ketika mengomentari berkembangnya tuntutan sebagian kalangan tentang perlunya bangsa ini memantapkan visi sebagai negara maritim.

“Sejujurnya, saya prihatin melihat konsep pembangunan pertahanan nasional, terlebih jika dikaitkan dengan visi kita sebagai negara maritim,” ujar Connie.

Ia ragu melihat tingkat pemahaman para pemimpin negeri ini tentang konsep negara maritim itu sendiri. “Jangan-jangan mereka malah tak paham,”

Dalam pandangan Connie, untuk menjadikan Indonesia sebagai sebuah negara maritim yang tangguh, maka diperlukan kesadaran kolektif dari seluruh komponen bangsa. Artinya, modal utamanya ialah komponen bangsa yang terdiri dari para pemimpin bangsa, baik sipil maupun militer ini harus memiliki persamaan persepsi tentang posisi geostrategis Indonesia dalam kawasan regional (ASEAN), maupun di kawasan dunia internasioal.

“Jadi, kita semua harus memiliki pandangan yang sama tentang posisi Indonesia sebagai negara maritim, sehingga kita semua paham tentag konsep pertahanan yang tepat dalam menjaga setiap jengkal wilayah kita di laut,” ujar wanita dengan suara beratnya ini.

Mengenai visi negara maritim dikaitkan dengan sistem pertahanan nasional dan hal lain seputar apa yang dibutuhkan untuk membangun sistem petahanan negara maritim disampaikan ibu tiga anak kelahiran Bandung, 3 November 1964 ini, kepada Mirza Fichri dari politikindonesia.com dalam sebuah percakapan di Jakarta, akhir pekan lalu. Berikut petikannya.

Bagaimana anda melihat pembangunan sistem pertahanan nasional, jika dikaitan dengan konsep negara Indonesia sebagai negara maritim?

Sejujurnya, saya prihatin melihat konsep pembangunan pertahanan nasional kita, terlebih bila dikaitkan dengan predikat kita sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, dengan hampir dua per tiga wilayah negeri ini adalah air atau kelautan. Sejauh ini, saya melihat tidak ada keselarasan antara pembangunan sistem pertahanan dengan konsep negara kita sebagai negara maritim.

Bayangkan saja, dengan luas wilayah perairan negara kita tersebut, namun dukungan peralatan sistem pertahanan kita sangat minim sekali. Seharusnya, paling minim kita punya 12 kapal selam untuk menjaga wilayah maritim dari ancaman keamanan dari luar.

Apa dampaknya terhadap sistem pertahanan kita?

Dengan sistem pertahanan yang tidak berorientasi pada konsep negara maritim tersebut, maka tak heran jika pertahanan nasional kita di sektor kelautan sangat rapuh. Alhasil, tak sedikit batas wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) selalu dilanggar oleh pihak asing. Misalnya saja, sudah beberapa kali kapal-kapal dari negara tetangga Malaysia melanggar masuk ke wilayah kedaulatan NKRI.

Sebetulnya apa yang dibutuhkan untuk membangun sistem pertahanan nasional yang tangguh pada sebuah negara Maritim seperti Indonesia ini?

Untuk menjadikan Indonesia sebagai sebuah negara maritim yang tangguh, maka diperlukan kesadaran kolektif dari seluruh komponen bangsa. Artinya, sebagai modal utamanya, ialah komponen bangsa yang terdiri dari para pemimpin bangsa, baik sipil maupun militer, ini harus memiliki persamaan persepsi tentang posisi geostrategis Indonesia dalam kawasan regional (ASEAN), maupun di kawasan dunia internasioal.

Jadi, kita semua harus memiliki pandangan yang sama tentang posisi Indonesia sebagai negara maritim, sehingga kita semua paham tentag konsep pertahanan yang tepat dalam menjaga setiap jengkal wilayah kita di laut.

Ada tidak kaitannya dengan melindungi sumber daya alam nasional?

Tentu. Kalau kita berbicara mengenai konsep negara maritim, tidak lepas dari kepentingan pertahanan dan industri pertahanan. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia tidak hanya harus bisa menjaga kedaulatan, tetapi juga melindungi seluruh kekayaan alam yang dimilikinya. Jangan sampai sebagai negara maritim, kita tidak dapat menjaga ribuan pulau yang dimiliki dan sumber kekayaan alam (SKA) lainnya.

Sejauh ini, apakah sudah ada kesamaan persepsi tersebut?

Saya curiga, bukan cuma belum ada kesepahaman diantara pemimpin bangsa ini, tapi malah jangan-jangan konsep Indonesia sebagai negara maritim tidak dipahami oleh para pemimpin tersebut. Jika itu yang terjadi, bagaimana mereka mau paham tentang konsep pertahanan negara maritim.

Ada hal lain yang ingin disampaikan tentang pembangunan sistem pertahan maritim ke depan?

Saya hanya ingin mengatakan, bahwa bangsa Indonesia adalah negara kepulauan, dengan luas laut yang menjadi tanggung jawab Indonesia sekitar 5.8 juta km persegi, maka wajar laut mempunyai makna penting dan perlu memperoleh perhatian lebih dari sisi pertahanan dan keamanannya.

Ke depan, persoalan maritim atau kelautan akan semakin penting. Misal, dari sektor ekonomi, jalur-jalur perhubungan dan perdagangan lewat laut sejalan dengan proses globalisasi menuju pasar bebas akan semakin ramai. Di sisi lain, laut juga mempunyai arti ekonomi yang besar karena kandungan sumber-sumber alamnya. Dengan nilai-nilai penting laut tersebut dan pengalaman sejarah, serta lingkungan strategis dan geografis, maka laut akan menjadi elemen penting bagi pertahanan Indonesia.

Penting, baik secara konsepsi dan cara pandang pertahanan (geopolitik dan geostrategis), perumusan kebijakan pertahanan, maupun kepentingan nasional yang harus dilindungi. Terutama kepentingan nasional di dan lewat laut yaitu: keamanan di perairan wilayah jurisdiksi Indonesia; keamanan GPL dan ALKI; keamanan sumber alam di laut; perlindungan ekosistem atau lingkungan laut; stabilitas kawasan strategis yang berbatasan dengan negara tetangga; keamanan ZEE; dan peningkatan kemampuan industri untuk mendukung pertahanan negara di laut.

SUMBER