Tuesday, September 13, 2011 0 komentar

DATABASE


Hirarki Data

Berdasarkan tingkat kompleksitas nilai data, tingkatan data dapat disusun kedalam sebuah hirarki, mulai dari yang paling sederhana hingga yang paling komplek.
1. basis data, merupakan sekumpulan dari bermacam-macam tipe record yang memiliki hubungan antar record.
2. berkas/file, merupakan sekumpulan rekaman data yang berkaitan denngan suatu objek.
3. record , merupakan sekumpulan field / atribut / data item yang saling berhubungan terhadap obyek tertentu
- fixed length record, semua field dalam record memiliki ukuran yang tetap.
- Variabel length record, field-field dalam record dapat memiliki ukuran berbeda (metode penandaan yang digunakan adalah : end of record marker, indikator panjang, dan tabel posisi record)
Penyimpanan Sekunder
· SASD (Penyimpanan berurutan)

Adalah media penyimpanan untuk mengisikan catatan yang diatur dalam susunan tertentu.Catatan pertama harus diproses pertama kali,catatan kedua diproses pada urutan yang kedua dan seterusnya sampaifile tersebut penuh.

· DASD (Penyimpanan akses langsung)

Jenis utama lain dari penyimpanan sekunder adalah akses langsung.Peralatan penyimpanan akses langsung yang disebut DASD memungkinkan mekanisme baca/tulis dapat diarahkan ke record tertentu tanpa pencarian secara urut.

Pemrosesan Data
· Pemrosesan Batch

Pemrosesan batch telah digunakan lebih lama daripada online.Tujuan sari sistem ini adalah untuk memperbaharui file master yaitu Inventory,Sales Analysis.Perusahaan biasanya memperbaharui batch filenya setiap hari yang disebut daily cycle.
· Pemrosesan Online

Pemrosesan online dikembangkan untuk mengatasi masalah file yang ketinggalan zaman.Terobosan teknologi yang menyebabkan munculnya pemrosesan online adalah penyimpanan disk.

· Sistem Real Time

Sistem yang mengontrol sistem fisik disebut real-time system yaitu transaksi dilakukan dalam real time selagi transaksi terjadi.Sistem real-time adalah jenis khusus dari sistem online.

Database
- Era permulaan database

Spesialis informasi mencari cara untuk mengatasi masalah organisasi fisik ini dan usahanya membuahkan hasil yang dikenal dengan organisasi logic.Organisasi logic memadukan data dari berbagai lokasi fisik yang berlainan.Organisasi fisik adalah cara computer mellihat data sebagai file yang terpisah.

- Konsep database

Database adalah kumpulan data computer terpadu yang disusun dan disimpan dalam suatu cara sehingga ia mudah dipanggil.Hirarki datanya :
Database
File
Record
Elemen data
Integrasi logis dari record-record dalam banyak file disebut konsep database.

- Strktur Data base
Model Hirarkis

Model data hirarkis mengatur data dalam struktur pohon. Ada hirarki segmen orang tua dan anak data. Struktur ini menunjukkan bahwa merekam dapat memiliki informasi berulang, umumnya di segmen anak data. Data dalam serangkaian catatan, yang memiliki seperangkat nilai-nilai field yang melekat padanya. Ia mengumpulkan semua contoh dari sebuah catatan khusus bersama sebagai tipe record. Ini jenis catatan adalah setara tabel dalam model relasional, dan dengan catatan masing-masing menjadi setara dengan baris. Sebagai contoh, sebuah organisasi mungkin menyimpan informasi tentang seorang karyawan, seperti nama, nomor pegawai, departemen, gaji. Organisasi mungkin juga menyimpan informasi tentang anak-anak karyawan, seperti nama dan tanggal lahir. Karyawan dan data anak-anak bentuk hirarki, dimana data karyawan merupakan segmen induk dan data anak-anak merupakan segmen anak. Jika seorang karyawan memiliki tiga anak, maka akan ada tiga segmen anak terkait dengan satu segmen karyawan. Dalam sebuah database hirarki hubungan orang tua-anak adalah satu ke banyak. Ini membatasi segmen anak untuk memiliki hanya satu segmen orangtua. Hirarkis DBMS sangat populer dari akhir 1960-an, dengan diperkenalkannya IBM Sistem Informasi Manajemen (IMS) DBMS, melalui 1970-an.

Model Jaringan

Popularitas model jaringan data bertepatan dengan popularitas model data hirarkis. Beberapa data lebih alami dimodelkan dengan lebih dari satu orang tua per anak. Jadi, model jaringan mengijinkan pemodelan hubungan banyak-ke-banyak data. Pada tahun 1971, Konferensi Data Systems Languages (CODASYL) secara formal mendefinisikan model jaringan. Pemodelan data dasar membangun dalam model jaringan mengatur membangun. Satu set terdiri dari sebuah tipe record pemilik, nama set, dan jenis catatan anggota. Seorang tipe record member bisa memiliki peran dalam lebih dari satu set, maka konsep multiparent didukung. Sebuah tipe record pemilik juga dapat menjadi anggota atau pemilik dalam himpunan lain. Model data jaringan sederhana, dan jenis catatan link dan persimpangan (catatan junction disebut oleh IDMS) mungkin ada, serta set antara mereka. Dengan demikian, jaringan lengkap hubungan diwakili oleh set beberapa berpasangan, dalam setiap mengatur beberapa tipe record (satu) adalah pemilik (di ekor panah jaringan) dan satu atau lebih jenis catatan anggota (pada kepala panah hubungan ). Model jaringan CODASYL didasarkan pada teori himpunan matematika.


Model Relasional

(RDBMS – relasional database management system) Suatu database berdasarkan model relasional yang dikembangkan oleh EF Codd. Sebuah database relasional memungkinkan definisi struktur data, operasi penyimpanan dan pengambilan dan kendala integritas. Dalam database data dan hubungan antara mereka diatur dalam tabel. Sebuah tabel adalah kumpulan catatan dan setiap record dalam tabel berisi bidang yang sama.
Sifat-sifat Tabel Relasional:

- Nilai Apakah Atom
- Row Setiap Unik
- Nilai Kolom # Apakah dari jenis yang Sama
- The Urutan Kolom adalah tidak signifikan
- The Urutan Baris adalah tidak signifikan
- Kolom Setiap Memiliki Nama Unik

Bidang tertentu dapat ditunjuk sebagai tombol, yang berarti mencari nilai-nilai spesifik bidang yang akan menggunakan pengindexan untuk mempercepat mereka. Dimana field dalam dua tabel yang berbeda mengambil nilai dari set yang sama, join operasi dapat dilakukan untuk memilih arsip terkait dalam dua tabel dengan cara mencocokkan nilai-nilai dalam bidang-bidang. Sering kali, tetapi tidak selalu, kadang akan memiliki nama yang sama di kedua tabel. Sebagai contoh, sebuah “perintah” tabel mungkin berisi (pelanggan-ID, produk-code) pasangan dan “produk” tabel mungkin berisi (produk-kode, harga) pasangan sehingga untuk menghitung tagihan pelanggan diberikan kau akan jumlah harga dari semua produk yang dipesan oleh pelanggan bahwa dengan bergabung di bidang produk-kode dari dua tabel. Ini dapat diperpanjang untuk bergabung dengan berbagai tabel pada beberapa bidang. Karena hubungan hanya ditentukan pada waktu retreival, database relasional diklasifikasikan sebagai sistem manajemen database yang dinamis. Model Database Relasional didasarkan pada Aljabar Relational.

Object Model / Relational

Obyek / sistem manajemen database relasional (ORDBMSs) menambah kemampuan objek penyimpanan baru dengan sistem relasional pada inti sistem informasi modern. Fasilitas baru ini

mengintegrasikan pengelolaan data menerjunkan tradisional, objek yang kompleks seperti time-series dan data geospasial dan media biner beragam seperti audio, video, gambar, dan applet. Dengan encapsulating metode dengan struktur data, server ORDBMS dapat menjalankan pelengkapan operasi manipulasi dan data analitis untuk mencari dan mengubah multimedia dan objek kompleks lainnya.

Object-Oriented Model

Obyek DBMSs menambah fungsionalitas database untuk obyek bahasa pemrograman. Mereka membawa lebih dari persistent storage obyek bahasa pemrograman. Objek DBMSs memperpanjang semantik C, Smalltalk dan Java obyek bahasa pemrograman untuk memberikan kemampuan pemrograman database dengan fitur lengkap, sementara tetap mempertahankan kompatibilitas bahasa asli. Keuntungan utama dari pendekatan ini adalah penyatuan pengembangan aplikasi dan database ke dalam suatu model data mulus dan lingkungan bahasa. Akibatnya, aplikasi memerlukan kode kurang, lebih banyak menggunakan pemodelan alami data, dan basis kode lebih mudah untuk mempertahankan. Obyek pengembang dapat menulis aplikasi database lengkap dengan jumlah sederhana upaya tambahan. Menurut Rao (1994), “The object-oriented database (OODB) paradigma adalah kombinasi bahasa pemrograman berorientasi objek (OOPL) sistem dan sistem persisten Kekuatan OODB datang. Dari perlakuan mulus baik data persisten, ditemukan di database, dan data sementara, seperti yang ditemukan dalam program mengeksekusi. ”
Berbeda dengan DBMS relasional dimana struktur data yang kompleks harus diratakan untuk masuk ke dalam tabel atau bergabung bersama-sama dari meja-meja untuk membentuk struktur dalam-memori, DBMSs objek tidak memiliki overhead kinerja untuk menyimpan atau mengambil web atau hirarki objek yang saling terkait . Ini pemetaan satu-ke-satu obyek bahasa pemrograman untuk objek database memiliki dua manfaat lebih dari pendekatan penyimpanan lain: ia menyediakan manajemen kinerja yang lebih tinggi objek, dan itu memungkinkan pengelolaan yang lebih baik dari keterkaitan yang kompleks antara objek. Hal ini membuat objek DBMSs lebih cocok untuk mendukung aplikasi seperti sistem keuangan risiko portofolio analisis, aplikasi layanan telekomunikasi, struktur dokumen world wide web, sistem desain dan manufaktur, dan sistem catatan pasien rumah sakit, yang memiliki hubungan yang kompleks antara data.

Semistructured Model

Dalam model data semistructured, informasi yang biasanya dikaitkan dengan skema yang terkandung dalam data, yang kadang-kadang disebut “ self-describing”. Dalam database tersebut tidak ada pemisahan yang jelas antara data dan skema, dan sejauh yang terstruktur tergantung pada aplikasi. Dalam beberapa bentuk data semistructured tidak ada skema yang terpisah, di tempat lain itu ada tapi hanya tempat-tempat kendala longgar pada data. Data semi-terstruktur secara alami dimodelkan dalam hal grafik yang mengandung label yang memberikan semantik dengan struktur yang mendasarinya. database tersebut menggolongkan kekuatan pemodelan ekstensi terbaru database relasional datar, untuk database bersarang yang memungkinkan bersarang (atau enkapsulasi) entitas, dan untuk objek database yang, di samping itu, memungkinkan referensi siklik antara objek. Semistructured data baru-baru ini muncul sebagai topik penting dari studi karena berbagai alasan. Pertama, ada sumber data seperti Web, diperlakukan sebagai database tetapi yang tidak dapat dibatasi oleh sebuah skema. Kedua, mungkin diinginkan untuk memiliki format yang sangat fleksibel untuk pertukaran data antara database yang berbeda. Ketiga, bahkan ketika berhadapan dengan data terstruktur, mungkin akan membantu untuk melihatnya sebagai semistructured untuk tujuan browsing.

Assosiatif Model

Model asosiatif membagi hal-hal di dunia nyata tentang mana data akan direkam ke dalam Entitas, Entitas merupakan hal yang diskrit, keberadaan independen. Sebuah keberadaan entitas tidak bergantung pada hal-hal lain. Asosiasi hal-hal yang keberadaannya bergantung pada satu atau lebih hal-hal lain, sehingga jika ada hal-hal berhenti ada, maka hal itu sendiri tidak lagi ada atau menjadi tidak berarti. Database asosiatif terdiri dari dua struktur data:
1. Satu set item, masing-masing memiliki pengenal unik, nama dan tipe.
2. Satu set link, masing-masing memiliki pengenal unik, bersama dengan pengidentifikasi unik dari tiga hal lain, yang merupakan sumber sumber, kata kerja dan target dari fakta yang tercatat sekitar sumber dalam database. Masing-masing dari tiga hal yang diidentifikasi oleh kata kerja, sumber dan target dapat berupa link atau item.

- Keunggulan dan kelemahan database dan DBMS

· Keunggulan DBMS
perusahaan dan pemakai perorangan tertarik dengan DBMS karena ia memberikan kemampuan pada mereka untuk :
a. Mengurangi kelebihan data
b. Memadukan data dari beberapa file
c. Memanggil data dan informasi secara cepat
d. Meningkatkan keamanan

· Kelemahan DBMS
Keputusan untuk menggunakan DBMS mengharuskan perusahaan atau pemakai untuk :
a. Mendapatkan software yang mahal
b. mendapatkan konfigurasi hardware yang besar
c. mempekerjakan dan menggaji staff DBA



Peranan Database dan DBMS dalam Memecahkan Masalah

Database yang memberikan data yang relevan,akurat,tepat waktu dan lengkap akan menjadi sumber yang paling penting bagi manajer.DBMS digunakan untuk menciptakan data base,memelihara isinya,membuat isinya dapat digunakan oleh manajer dan mengamankan sumber data dari penyalahgunaan dan kerusakan.


Referensi :
http://va33.blogspot.com/2010/12/hirarki-data.html
http://zafnatpaneyah.blogspot.com/2010/11/struktur-database.html

0 komentar

DASAR-DASAR PEMROSESAN KOMPUTER


• PENGERTIAN KOMPUTER
Komputer adalah serangkaian ataupun sekelompok mesin elektronik yang terdiri dari ribuan bahkan jutaan komponen yang dapat saling bekerja sama, serta membentuk sebuah sistem kerja yang rapi dan teliti. Sistem ini kemudian dapat digunakan untuk melaksanakan serangkaian pekerjaan secara otomatis, berdasar urutan instruksi ataupun program yang diberikan kepadanya.
• Pengertian Komputer Berdasar Golongan
A.General Purpose Computer
Komputer yang umum digunakan pada setiap hari, juga bisa disebut sebagai general-purpose computer, dimana bisa digunakan untuk menyelesaikan pelbagai variasi pekerjaaan. Komputer jenis ini dapat menggunakan Berbagai software, bermacam-macam langkah yang saling menyempurnakan, termasuk didalamnya penulisan dan perbaikan (word-processing),menyelesaikan pelbagai perhitungan ilmiah, ataupun mengontrol sistem keamanan organisasi.
B.Special Purpose Computer Special-purpose computer
digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan ataupun aplikasi khusus. Special purpose pada awalnya merupakan general-purpose, yang digunakan secara khusus dan disesuaiakan dengan konfigurasi ataupun peralatan didalamnya yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa.
• Pengertian Komputer Menurut Kapasitasnya
a.Personal Computer (PC)/ Micro Computer
b.Mini Computer
c.Mainframe Computer
d.Super Computer
• PENYIMPANAN PRIMER DAN SEKUNDER PADA KOMPUTER
a.Penyimpanan Primer

RAM (Random Access Memory) Merupakan nama yang yang diberikan pada integrated circuit yang berfungsi sebagai bagian dari penyimpanan primer yang digunakan untuk menyimpan perangkat lunak dan data
ROM (Read Only Memory)
Memori dalam CPU berfungsi membantu proses kerja komputer. ROM adalah salah satu memori, mempunyai sifat hanya dapat dibaca dan tidak bisa diubah dan mempunyai sifat yang permanen atau tetap (non volatile)
Cache Memory
Merupakan memori yang dapat meningkatkan kecepatan komputer dan dikatakan sebagai memori perantara.
b.Penyimpanan Sekunder External memory
bisa diartikan sebagai memory yang berada diluar CPU. Juga disebut sebagai Secondary Storage ataupun Backing Storage ataupun Memory Cadangan yang berfungsi untuk menyimpan data dan program.
• ALAT INPUT DAN OUTPUT PADA PEMROSESAN KOMPUTER SERTA PERANNYA DALAM PEMECAHAN MASALAH
Input device bisa diartikan sebagai peralatan yang berfungsi untuk memasukkan data ke-dalam komputer. Jenis input device yang dimiliki oleh komputer cukup banyak, seperti :
a.Keyboard
Alat penunjuk ( mouse, touch-screen monitor, Light Pen, Unit Remote Control)
Alat input otomatisasi data sumber ( Scanner, MICR, EFT)
Alat input pengenal suara (microphone)
Alat input pengenal gambar (camera) Dalam kehidupan sehari-hari, mata manusia juga bisa diartikan sebagai salah satu input device yang berfungsi untuk memasukkan data kedalam otak manusia. Membaca bisa diartikan sebagai memasukkan data (kedalam otak manusia) melalui mata.
b. Central Processing Unit (CPU)
Bagian ini berfungsi sebagai pemegang kendali dari jalannya kegiatan komputer, dan dikarenakan itu,
c. Output Device
Output device bisa diartikan sebagai peralatan yang berfungsi untuk mengeluarkan hasil pemrosesan ataupun pengolahan


http://acieee.wordpress.com/2009/11/20/dasar-dasar-pemprosesan-komputer/
0 komentar

PENDEKATAN SISTEM DALAM MEMECAHKAN MASALAH DAN MEMBUAT KEPUTUSAN

Tiga jenis usaha pendekatan sistematis untuk pecahan masalah :
1. Persiapan
Manajer memandang perusahaan sebagai suatu sistem dengan memahami lingkungan perusahaan dan mengidentifikasi subsistem-subsistem dalam perusahaan.

2. Definisi
Manajer bergerak dari tingkat sistem ke subsistem dan menganalisis bagian sistem menurut suatu urutan tertentu.

3. Solusi
Manajer mengidentifikasi berbagai solusi altenatif, mengevaluasi, memilih yang terbaik, menerapkannya dan membuat tindak lanjut utk memastikan bahwa solusi itu berjalan sebagaimana mestinya.


Memahami dasar memecahkan masalah dan mengambil keputusan
1. Masalah adalah suatu kondisi yg memiliki potensi utk menimbulkan kerugian luar biasa atau menghasilkan keuntungan luar bisa.

2. Jadi pemecahan masalah berarti tindakan memberi respon terhadap masalah untuk menekan akibat buruknya atau memanfaatkan peluang keuntungannya.

3. Pentingnya pemecahan masalah bukan didasarkan pada jumlah waktu yang dihabiskan tetapi pada konsekuensinya.

4. Keputusan adalah pemilihan suatu strategi atau tindakan.

5. Pengambilan keputusan adl tindakan memilih strategi atau aksi yg manajer yakini akan memberikan solusi terbaik atas masalah tsb.

6. Salah satu kunci pemecahan masalah adalah identifikasi berbagai alternatif keputusan.

7. Setelah berbagai alternatif diidentifikasi, sistem informasi dapat digunakan untuk mengevaluasi tiap alternative.


Penyelesaian Masalah

Manajer memecahkan masalah agar perusahaan dapat mencapai tujuannya. Selama proses pemecahan masalah manajer membuat berbagai keputusan, dan beberapa elemen pemecahan harus ada. Ketika proses pemecahan masalah mulai berjalan, manajer berhati-hati dalam membedakan gejala dengan sebab atau sumber masalah.
Istilah pemecahan masalah mengingatkan pada perbaikan hal-hal yang salah. Para manajer akan memberi respons yang cepat pada pengaruh-pengaruh yang merugikan, untuk
mencegah atau meminimumkan kerusakan. Namun, para manajer juga merespons pada hal-hal yang lebih baik dari perkiraan sebelumnya.

Dengan kenyataan demikian, kita mendefinisikan masalah sebagai suatu kondisi yang memiliki potensi untuk menimbulkan kerugian atau menghasilkan keuntungan yang diluar kebiasaan. Jadi penyelesaian/pemecahan masalah (problem solving) berarti tindakan memberi respons/reaksi terhadap permasalahan dengan meminimalkan dampak buruknya dan memaksimalkan dampak baiknya.

Pentingnya penyelesaian masalah bukan didasarkan pada jumlah waktu yang dihabiskan tetapi pada konsekuensinya. Serangkaian keputusan untuk menyelesaikan suatu masalah mungkin hanya membutuhkan sedikit waktu namun dapat mempengaruhi laba perusahaan hingga ribuan atau jutaan dolar.

Dalam menyelesaikan masalah, seorang manajer akan banyak membuat keputusan. Adapun yang dimaksud dengan keputusan adalah suatu aksi atau strategi yang dipilih. Sedangkan, tindakan dalam menentukan aksi atau strategi yang dipilih dan diyakini akan memberikan solusi terbaik terhadap masalah yang dihadapi dinamakan pengambilan keputusan. Biasanya ada beberapa aksi atau strategi yang dapat dipertimbangkan oleh manajer. Perlu diperhatikan bahwa salah satu kunci penyelesaian masalah adalah mampu mengidentifkasi berbagai alternatif keputusan.

Pendekatan Sistem

Proses pemecahan masalah secara sistematis bermulai dari John dewey, seorang profesor filosofi dari colombia university. Ia mengidenfikasikan tiga seri penelitian yang terlibat dalam memecahkan suatu kontroversi secara memadai.
1. Mengenali kontroversi
2. Menimbang klaim alternatif
3. Membentuk penilaian
Serangkaian langkah pemecahan masalah yang memastikan bahwa maslah itu pertama-tama dipahami ,solusi alternatif dipertimbangkan, dan solusi yang dipilih bekerja.
Langkah-langkahnya adalah sbb:
1. Usaha persiapan = mempersiapkan manajer untuk memecahkan masalah dengan menyediakan orientasi sistem.
2. Usaha definisi = mencakup mengidentifikasi masalah untuk dipecahkan dan kemudian memahaminya.
3. Usaha solusi = mencakup mengidentifikasi berbagai solusi alternatif, mengevaluasinya, memilih satu yang tampak terbaik, menerapkan solusi itu dan membuat menindaklanjuti untuk menyakinkan bahwa masalah itu terpecahkan.

Solusi Dengan Pendekatan Sistem
Para pembuat komputer, management scientis dan spesialis informasi semua mencari cara untuk menggunakan komputer dalam memecahan masalah yang dihadapi manajer. Kerangka kerja yang dianjurkan untuk penggunaan komputer dikenal sebagai pendekatan sistem, yakni serangkaian langkah penyelesaian masalah yang memastikan bahwa maslah tersebut pertama-tama dipahami, solusi alternatif dipertimbangkan dan solusi yang dipilih bekerja.
Kerangka kerja untuk penyelesaian masalah berbasiskan komputer (pendekatan sistem) memiliki tiga tahap utama yakni tahap persiapan, usaha definisi, dan usaha solusi, . Dengan pendekatan sistem, ia dapat berfungsi sebagai jembatan antara masalah dengan CBIS dan akan memberikan suatu kerangka kerja untuk beragam keputusan.

Upaya pemecahan
1. Mengidentifikasi berbagai alternatif solusi
Manajer mengidentifikasi bermacam-macam cara untuk memecahkan permasalahan yang sama.
2. Mengevaluasi berbagai alternatif solusi
Semua alternatif harus di evaluasi dengan menggunakan kriteria evaluasi yang sama, yang mengukur seberapa baik suatu alternatif dapat memecahkan masalah.
3. Memilih solusi terbaik
Perlu memilih satu alternatif yang tampak paling baik.
4. Menerapkan solusi
Masalah tidak akan terpecahkan hanya dengan memilih solusi terbaik.
5. Menindaklanjuti untuk memastikan bahwa solusi itu efektif
Manajer harus tetap mengatasi situasi untuk memastikan bahwa solusi mencapai kinerja yang direncanakan.


Menelaah pendekatan system

Manajer mengembangkan keahlian integrasi ini melalui pengalaman. Titik awal yang baik adalah upaya persiapan yang harus dilakukan manajer sebelum pemecahan masalah dimulai.


Faktor-faktor pribadi yang mempengaruhi pemecahan masalah

Tiap manajer memiliki gaya pemecahan masalah yang unik. Gaya mereka mempengaruhi bagaimana mereka terlibat dalam memecahkan masalah, mengumpulkan informasi, dan menggunakan informasi.
Merasakan masalah
Ada tiga kategori dasar dalam hal gaya merasakan masalah (problem sensing styles) mereka, yaitu :
1. Penghindar masalah (problem avoider)
Manajer ini mengambil sikap positif dan menganggap bahwa semua baik-baik saja.
2. Pemecah masalah (problem solver)
Manajer ini tidak mencari masalah juga dan juga tidak menghalanginya. Jika timbul masalah, masalah tersebut dipecahkan.
3. Pencari masalah (problem seeker)
manajer ini menikmati pemecahan masalah dan mencarinya.
4. Mengumpulkan informasi
Para manajer dapat menunjukkan salah satu dari dua gaya mengumpulkan informasi atau sikap terhadap total volume informasi yang tersedia bagi mereka :
• Gaya teratur (preceptive style)
Manajer jenis ini mengikuti manajemen by exeption dan menyaring segala sesuatu yang tidak berhubungan dengan bidang minatnya.
• Gaya menerima (receptive style)
Manajer jenis ini ingin melihat semuanya, kemudian menentukan apakah informasi tersebut bernilai baginya atau orang lain dalam organisasi.
• Menggunakan informasi
Manajer juga cenderung lebih menyukai salah satu dari dua gaya menggunakan informasi (information using style) :
• Gaya sistematis (systematic style)
Manajer memberi perhatian khusus untuk mengikuti suatu metode yang telah ditetapkan.
• Gaya intuitif (intuitive style)
Manajer tidak lebih menyukai suatu metode tertentu tetapi menyesuiakan dengan situas.

Referensi
Browsing internet on http://dna2db19.blogspot.com/2010/01/pendekatan-sistem-dalam-memecahkan.html
Browsing internet on yudianto01.wordpress.com/.../pendekatan-sistem-dalam-pemecahan-masalah-dan-membuat-keputusan-sistem-informasi-manajemen/
Browsing internet on http://www.ittelkom.ac.id/Elektronik-Commerce
Mcleod, Raymon. 1995. Sistem Informasi Manajemen. Jakarta.Penerbit: PT Gramedia
Davis, B. Gorgon. 1995. Kerangka Dasar SIM. Jakarta. Penerbit: PT Gramedia
0 komentar

MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN

MODEL
Model adalah penyederhanaan (abstraksi) dari sesuatu yang mewakili sejumlah objek atau aktivitas, yang disebut entitas (entity).
Jenis- jenis model :
1. Model Fisik
Model ini adalah penggambaran entitas dalam bentuk tiga dimensi atau bentuk nyata
Model ini biasanya berupa maket atau prototipe produk yang menggambarkan
bagaimana hasil akhir produk tersebut.
Model ini memiliki skala nilai paling kecil bagi para manajer dalam pemecahan
masalah manajemen.
2. Model Naratif
Model yang penggambaran entitasnya secara lisan atau tulisan deskriptif.
Model yang digunakan oleh manajer setiap hari. Salah satu bentuk model naratif
yang populer adalah komunikasi bisnis.
3. Model Grafik
Model yang penggambarannya entitasnya menggunakan sejumlah garis, simbol, atau
bentuk disebut model grafik.
Kebanyakan digunakan di dunia bisnis untuk mengkomunikasikan informasi, seperti
grafik keuangan perusahaan, kondisi pasar dan sebagainya.
Model grafik juga digunakan dalam rancangan sistem informasi. Banyak peralatan yg
digunakan oleh sistem analis dan programmer yang bersifat grafik, seperti bagan
arus (flowchart ) dan diagram arus data (data flow diagram).
4. Model Matematika
Keunggulan dari model ini adalah ketelititannya dalam menjelaskan hubungan antara
berbagai bagian dari suatu objek dengan persamaan matematika.
Model matematika dapat menangani hubungan-hubungan yang berdimensi lebih banyak
daripada model grafik yang dua dimensi ataupun model fisik yang tiga dimensi, hal
ini disebabkan oleh sifat model matematika yang multidimensional
Model inipun mempunyai kemampuan prediksi
Kelebihan :
Model ini tidak mengenal geografis (siapa saja yang mengerti simbol matematis
tentu dapat mengerti model tsb)
Ketepatan hubungan diantara bagian dari suatu obyek dapat dideskripsikan
Contoh : BEP = TFC / P - C

KEGUNAAN MODEL
1. Mempermudah Pengertian
Suatu model pastilah lebih sederhana dari entitas yang diwakilinya dan entitas
akan lebih mudah dimengerti jika elemen-elemen dan hubungannya disajikan dalam
bentuk yang telah disederhanakan.
2. Mempermudah Komunikasi
Model dapat mengkomunikasikan informasi secara akurat kepada orang-orang yang
telah mengertii makna dari berbagai bentuk, kata-kata, grafik, atau persamaan
matematika entitas tersebut.
3. Memperkirakan Masa Depan
Prediksi hanya bisa didapat dari model matematika yang ketelitiannya dalam
menggambarkan entitas membuatnya dapat memberikan kemampuan yang tidak dapat
disediakan oleh modelmodel yang lain.

MODEL SISTEM UMUM
Merupakan suatu diagram grafik beserta narasi yang menggambarkan semua organisasi secara umum,dengan menggunakan kerangka kerja sistem.

SISTEM FISIK
Merupakan sistem terbuka yang berhubungan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya fisik, dimana input datang dari lingkungan perusahaan , terjadi suatu transformasi dan akhirnya output dikembalikan ke lingkungan yang sama.
1. Arus Material
Material input diterima dari pemasok bahan mentah dan komponen rakitan. Material
ini lalu disimpan sampai dibutuhkan dalam proses transformasi.
Material kemudian masuk dalam kegiatan manufaktur, setelah melalui proses
transformasi material yang sudah berubah menjadi barang jadi disimpan untuk
kemudian menjadi output yang disitribusikan ke pasar.
2. Arus Personil
Input personil berasal dari lingkungan, yang biasanya diproses oleh fungsi sumber
daya manusia kemudian ditugaskan ke berbagai area fungsional dimana mereka
terlibat dalam proses transformasi baik langsung maupun tak langsung.
3. Arus Mesin
Mesin-mesin diperoleh dari pemasok dan biasanya berada untuk jangka waktu lama.
Mesin adalah sumber daya yang terlibat secara langsung dalam berbagai bentuk,
input, pemrosesan, dan output.
4. Arus Uang
Uang terutama diperoleh dari pemilik sebagai modal dan dari pembeli yang
memberikan pendapatan penjualan ataupun dari berbagai lembaga yang memberikan
pinjaman dan juga pemerintah.

SISTEM KONSEPTUAL
Sebagian Sistem terbuka dapat mengendalikan operasinya sendiri, sebagian tidak. Pengendalian dicapai dengan menggunakan lingkaran umpan balik (feedback), yang menyediakan suatu jalur bagi sinyal-sinyal dari sistem ke mekanisme-mekanisme pengendalian dan dari mekanisme pengendalian kembali ke sistem.
Mekanisme pengendalian adalah sejenis alat yang menggunakan sinyal-sinyal umpan balik untuk mengevaluasi kinerja sistem dan menentukan apakah tindakan perbaikan perlu dilakukan.
Sistem Lingkaran Terbuka Suatu sistem tanpa umpan balik ataupun mekanisme pengendalian. Tidak terdapat umpan balik dari sistem untuk mempengaruhi perubahan-perubahan dalam sistem.
Sistem Lingkaran Tertutup Suatu sistem yang memiliki umpan balik dan mekanisme pengendalian. Sistem ini dapat mengendalikan output dengan membuat penyesuain pada input-nya.
Contoh dari mekanisme pengendalian adalah manajemen perusahaan.
Dimensi Informasi :
• Relevansi ,informasi memiliki relevansi jika berkaitanlangsung dengan masalah yang
dihadapi
• Akurasi, semakin tinggi persentasi ketelitian semakin baik.
• Ketepatan Waktu, informasi harus tersedia saat dibutuhkan agar situasitetap
terkendali atau hilangnya kesempatan.
• Kelengkapan, Infrmasi yang menyajikan gambaran secara lengkap dari suatu masalah
sangat dibutuhkan.

CONTOH PENGGUNAAN MODEL SISTEM UMUM
Pasar Swalayan
Arus Material : barang – barang yang dijual.
Arus personil : manajer toko, pegawai gudang, kasir.
Sumber daya mesin : lemari pendingin, kotak peraga, rak-rak, dan komputer.
Arus uang : pemasukan terutama disediakan oleh pembeli dan pengeluaran
kepada pemasok , pegawai dan pemilik.
Proses transformasi : pembungkusan barang, mengatur barang di rak.
Elemen manajemen sistem konseptual : manajer toko dan asisten.
Pengolah informasi : komputer dan pembaca barcode serta kasir.

Dikutip dari : http://imam.staff.gunadarma.ac.id
0 komentar

E-COMMERCE

1. Perdagangan melalui Jaringan Elektronik : (E-Commerce)

1. 1. Perdagangan melalui Jaringan Elektronik :

Transaksi bisnis yang menggunakan akses jaringan, sistem berbasis komputer, dan jaringan internet.

v Manfaat perdagangan melalui jaringan elektronik :

* Pelayanan pelanggan yang lebih baik.
* Hubungan dengan pemsok dan masyarakat keuangan yang lebih baik.
* Pengembalian atas investasi pemegang saham, dan pemilik yang meningkat.

v Kendala perdagangan melalui jaringan elektronik :

* Biaya Tinggi.
* Masalah Keamanan.
* Perangkat lunak yang belum mapan atau tidak tersedia.

v jalan menuju perdagangan melalui jaringan elektronik :

* Mengumpulkan intelijen bisnis.
* Membentuk suatu sistem
* antar-organisasi (IOS).

1. 2. Strategi perdagangan melalui jaringan elektronik :

* SISTEM ANTAR ORGANISASI (Interorganizatonal System-IOS).
* PERTUKARAN DATA ELEKTRONIK (Electronic Data Interchange – EDI).
* EXTRANET.
* TRANSFER DANA secara ELEKTRONIK (Electronic Fund Transfer – EFT).

1. 3. Sistem antar organisasi :

Suatu kombinasi perusahaan-perusahaan yang terkait sehingga mereka berfungsi sebagai satu sistem tunggal.

* Manfaat IOS (Intra Organizational system) :

v Manfaat secara langsung IOS :

ü Efisiensi komparatif, dapat menyediakan barang dan jasa lebih murah dari pesaing

* Efisiensi internal, perbaikan-pebaikan dalam perusahaan.
* Efisiensi antar-organisasi, perbaikan-perbaikan yang diperoleh melalui kerjasama dengan perusaahaan lain.

ü Kekuatan tawar menawar, kemampuan suatu perusahaan untuk menyelesaikan perselisihan dengan pemasok dan pelanggan yang menguntungkan dirinya. Kekuatan itu berasal dari tiga metode dasar:

* Keistimewaan produk yang unik.
* Penurunan biaya yang berhubungan dengan pencarian.
* Peningkatan biaya peralihan.

v Manfaat secara tidak langsung IOS :

* Mengurangi kesalahan.
* Mengurangi biaya.
* Meningkatkan efisiensi operasional.
* Meningkatkan kemampuan bersaing.
* Meningkatkan hubungan dengan mitra dagang.
* Meningkatkan pelayanan pelanggan.

1. 4. Pertukaran data elektronik (EDI) :

adalah pertukaran langsung dokumen-dokumen bisnis dari komputer ke komputer, seperti order pembelian dan order penjualan.

v Hubungan EDI yang umum.

Membentuk kaitan antara perusahaan dan pemasoknya (supply side) dan kaitan antara perusahaan dengan pelanggan (customer side)
Set transaksi adalah suatu jenis dokumen tertentu seperti faktur.
EDI memungkinkan terjadinya Pengisian Kembali Persediaan oleh Penjual dan Transfer Dana secara Elektronik.

v Standar EDI.

Standar yang digunakan di Amerika Utara dinamakan ANSI ASC X12. Standar Internasional dinamakan EDIFACT.

v Tingkat penerapan EDI.

Tiga tingkat penggunaan yang berbeda, yaitu :
1. Pemakai tingkat satu, hanya satu atau dua set transaksi yang ditransmisikan ke sejumlah mitra dagang yang terbatas.
2. Pemakai tingkat dua, banyak set transaksi yang ditransmisikan ke sejumlah mitra dagang, melampaui lini industri.
3. Pemakai tingkat tiga, bukan Cuma banyak set transaksi yang ditransmisikan ke banyak mitra dagang, tetapi aplikasi computer perusahaan disesuaikan dengan pendekatan EDI.
Tujuan tingkat satu dan dua adalah mengubah dokumen kertas menjadi elektronik.
Pengaruh Penerapan EDI :
- Tekanan Pesaing.
- Kekuasaan yang dilaksanakan.
- Kebutuhan Intern.
- Dukungan manajemen puncak.

v Manfaat EDI.

Manfaat Langsung : manfaat yang berasal dari teknologi
Manfaat Tidak Langsung adalah manfaat lain yang dihasilkan dari manfaat langsung.
Hubungan manfaat langsung dan tidak langsung :
- Mengurangi Kesalahan.
- Mengurangi biaya.
- Meningkatkan efisiensi operasional.
- Meningkatkan hubungan dengan mitra dagang.
- Meningkatkan pelayanan pelanggan.

1. 5. Teknologi perdagangan melalui jaringan elektronik.

Pilihan Teknologi :
1. Sambungan Langsung (direct connectivity), bekerja sama dengan penyedia jasa telekomunikasi.
2. Jaringan Bernilai Tambah ( value-added network), jaringan ini disediakan oleh penjual yang bukan hanya menyediakan sirkuit tetapi juga menyediakan banyak jasa yang diperlukan untuk menggunakan sirkuit itu bagi EDI.
3. Internet, memungkinkan suatu jaringan komunikasi global yang tidak hanya menghubungkan para mitra dagang tetapi juga mencakup para pelanggan.

google.com